Dari 1.708 bangunan sekolah yang terdiri dari SD, SMP, SMA, hanya 885 yang dalam kondisi baik. Sementara, 112 sekolah memerlukan rehab total, 309 rehab berat dan 82 rehab sedang. Semua sekolah tersebut bukan merupakan sekolah swasta."Ada ratusan sekolah di Jakarta yang kondisinya tak layak. Dari 503 sekolah yang tidak layak paling banyak gedung SD," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11).
Pihaknya akan segera merenovasi sekolah tersebut mulai awal 2014. Untuk renovasi bangunan, pihaknya akan menggunakan anggaran belanja langsung untuk penggunaan sarana prasarana yang diambil dari anggaran sebesar Rp 6,72 triliun dari APBD.
"Dalam mekanisme renovasi, pertama untuk renovasi total kewenangan ada di Dinas Pendidikan. Kedua untuk rehab berat dan ringan diserahkan pada Suku Dinas yang berada di tiap wilayah," katanya.
Selama 2013, Dinas Pendidikan DKI telah menghabiskan anggaran untuk renovasi total sekolah sebesar Rp 358.275.746.662. Taufik menyebutkan beberapa sekolah yang telah direhab pada tahun ini di antaranya, SMKN 2, SMAN 3, SMPN 9 dan SDN 15.
"Renovasi total kita perhitungkan berdasarkan kebutuhan akan kelas dalam waktu panjang. Kita perhitungkan sekolah yang direhab total tidak perlu direhab lagi dalam kurun waktu 20 tahun ke depan. Sisanya tinggal pemeliharaan saja," jelasnya.
0 komentar:
Posting Komentar